SAPAWI
SMPN 1 Concong
24
Dilihat
0
0 Ulasan
Pratinjau Praktik Baik
Tautan Dokumen Eksternal
Karya ini diunggah dalam bentuk dokumentasi tautan pihak ketiga yang tidak mendukung pratinjau otomatis di dalam sistem.
BUKA TAUTAN PRODUKSinopsis & Deskripsi
Latar Belakang
Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase D (Kelas 9) pada materi etimologi, kata serapan bahasa daerah maupun asing, serta proses penyerapan bahasa (adopsi, adaptasi, dan kreasi istilah) sering kali dianggap abstrak, teoretis, dan kurang menarik bagi peserta didik jika hanya disampaikan melalui metode ceramah atau buku teks konvensional. Selain itu, kesadaran siswa terhadap kekayaan kearifan lokal, seperti kontribusi bahasa Minangkabau, Melayu, Jawa, Banjar, hingga Suku Laut dan Bugis terhadap Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) masih perlu ditingkatkan. Menjawab tantangan tersebut, dikembangkanlah inovasi Aplikasi Lab Bahasa Indonesia: "Jejak Kata Nusantara & Dunia" di SMPN 1 Concong oleh Bapak Sapawi, S.Pd., Gr. sebagai media pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis gamifikasi. Aplikasi ini mengubah ruang kelas menjadi laboratorium kata digital yang interaktif. Peserta didik berperan sebagai "Petualang Kata" yang belajar secara mandiri dan terstruktur melalui fitur-fitur terpadu: Materi & Simulasi, Uji Kompetensi, serta 5 wahana gim edukatif di dalam Arena Gim. Sistem ini dilengkapi elemen gamifikasi berupa pengumpulan poin pengalaman (XP), kenaikan level, dan penghargaan sertifikat otomatis bagi siswa yang menuntaskan seluruh materi, mencoba kelima gim, serta meraih nilai kuis minimal 75.
Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase D (Kelas 9) pada materi etimologi, kata serapan bahasa daerah maupun asing, serta proses penyerapan bahasa (adopsi, adaptasi, dan kreasi istilah) sering kali dianggap abstrak, teoretis, dan kurang menarik bagi peserta didik jika hanya disampaikan melalui metode ceramah atau buku teks konvensional. Selain itu, kesadaran siswa terhadap kekayaan kearifan lokal, seperti kontribusi bahasa Minangkabau, Melayu, Jawa, Banjar, hingga Suku Laut dan Bugis terhadap Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) masih perlu ditingkatkan. Menjawab tantangan tersebut, dikembangkanlah inovasi Aplikasi Lab Bahasa Indonesia: "Jejak Kata Nusantara & Dunia" di SMPN 1 Concong oleh Bapak Sapawi, S.Pd., Gr. sebagai media pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis gamifikasi. Aplikasi ini mengubah ruang kelas menjadi laboratorium kata digital yang interaktif. Peserta didik berperan sebagai "Petualang Kata" yang belajar secara mandiri dan terstruktur melalui fitur-fitur terpadu: Materi & Simulasi, Uji Kompetensi, serta 5 wahana gim edukatif di dalam Arena Gim. Sistem ini dilengkapi elemen gamifikasi berupa pengumpulan poin pengalaman (XP), kenaikan level, dan penghargaan sertifikat otomatis bagi siswa yang menuntaskan seluruh materi, mencoba kelima gim, serta meraih nilai kuis minimal 75.
Beri Rating Cepat
Klik bintang di bawah ini untuk menilai secara anonim.
Diskusi & Ulasan Guru
Silakan login untuk ikut berdiskusi dan memberikan ulasan mendetail.
LOGIN
Memuat Ulasan...