Kembali ke Galeri

Implementasi Profil Lulusan Pembelajaran Mendalam, Film Pendek "Wiwit": Pelestari budaya yang berkarakter, berakhlak mulia, dan menghargai kearifan lokal

Video Praktik Baik
WIDI ASTIYONO

SD NEGERI 2 PLOSOSARI

60

Dilihat

0

0 Ulasan

Pratinjau Praktik Baik

Sinopsis & Deskripsi

Film Pendek "Wiwit": Pelestari budaya yang berkarakter, berakhlak mulia, dan menghargai kearifan lokal.
Implementasi Profil Lulusan Pembelajaran Mendalam: Kreatif, Kolaboratif, Bernalar Kritis, serta Beriman dan Berakhlak Mulia
Cerdas Berkarakter
----------
Hak Cipta dilindungi Undang-undang:
Lagu dalam Film ini sudah tercatat dalam Hak Kekayaan Atas Intelektual (HAKI) di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia atas nama: Widi Astiyono dengan nomor pentatatan: 000266971 Tanggal 15 Agustus 2021
----------------------
Wiwit: Tradisi Turun Temurun, Selamatan di Sawah Sebelum Panen Padi
Cerita Budaya Desaku

Desa Congkrang terletak di wilayah Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah. Terdiri dari tiga dukuhan yaitu Dusun Balekerso, Dusun Silengkung dan Dusun Congkrang. Desa Congkrang dikelilingi oleh lahan perhutani, dilintasi jalur provinsi yang menghubungkan antara Yogyakarta dan jalur Pantura Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Sebagaian besar masyarakatnya hidup sebagai petani. Hasil pertanian utama Desa Congkrang diantaranya adalah Cengkih, Kopi dan Padi.
Lingkungan Desa Congkrang masih sejuk dan asri, dengan ditandai adanya pohon-pohon besar yang berusia ratusan tahun.
Masyarakat Desa Congkrang masih setia menjaga tradisi dan budaya, salah satu tradisi ini yaitu Wiwit atau Wiwitan. Tradisi leluhur turun temurun ini, digelar sebagai rasa syukur atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
Tradisi wiwitan ini digelar di areal persawahan yang sudah siap panen dengan dipimpin 'mbah kaum'. Ritual ini digelar selain sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa, juga sebagai wujud terima kasih kepada bumi sebagai 'sedulur sikepi', dan Dewi Sri (Dewi Padi) yang dipercaya telah melimpahkan rizki kepada para petani.
Sebelum memotongan padi, dan menyantap bersama hidangan uborampe upacara wiwitan, keluarga petani Bersama-sama menuju areal persawahan. Mereka ada mengenakan pakaian adat Jawa dan membawa uborampe (perlengkapan) seperti ingkung ayam, jajan pasar dan tumpeng.
Jadi, wiwitan merupakan bentuk keseimbangan hubungan antara manusia dan alam. Tuhan menciptakan alam semesta dan menganugerahkannya kepada manusia. Untuk itu manusia bertugas mengelolanya dengan baik. Dan sebagai ungkapan syukur, manusia mengembalikan sebagian nikmat yang telah diberikan dengan tasyakuran dengan melaksanakan upacara wiwitan.
Orang tertua atau Mbah Kaum kemudian memulai prosesi dengan berdoa. Setelah ritual selesai dilakukan, biasanya petani membagikan hidangan uborampe yang sudah disiapkan kepada warga yang ikut upacara wiwit tersebut. Makanan yang disajikan yaitu nasi gurih/megono, ayam kampung, ketupat, lepet, buah-buahan dan lain sebagainya yang biasa disebut dengan jadah pasar.
Inilah Tradisi Wiwit yang masih terjaga dan dilestarikan di Desaku, Desa Congkrang.

LINK LAGU WIWIT:
https://youtu.be/vrPTj8TrWk4

Klik link ini untuk Playlist Lengkap:
http://bit.ly/PLAYLIST-WIWIT

#ceritabudayadesaku
#pelajarpancasila
#berkebhinekaanlobal
#budayasaya
#budayamaju
#wiwitan
#cerdasberkarakter
#pelajarpancasila
#csccommunity
#mediabelajartemanggung
#kangwidisagusavi
#cahcongkrang
#bejen
#lagutemanggunggandem
#lagubaru2021
#filmbaru2021
#filmindonesiaterbaru
#filmtemanggung
#temanggunggandem
#jatenggayeng
#lagutemanggunggandem
#lagubaru2021
#filmbaru2021
#filmindonesiaterbaru
#filmtemanggung
#trending
#trending01
#01
#trend
#viral
#videoviral

Beri Rating Cepat

Klik bintang di bawah ini untuk menilai secara anonim.

Diskusi & Ulasan Guru

Silakan login untuk ikut berdiskusi dan memberikan ulasan mendetail.
LOGIN

Memuat Ulasan...

Karya Lainnya di Kategori Ini

Lihat Semua